Monthly Archives: November 2012

Reunion

Benar kata orang: alah bisa karena biasa. Bermula sekedar iseng melihat-lihat lukisan kata di kanvas blog ini, seketika muncul hasrat untuk kembali menulis setelah “amnesia” yang terlalu lama. Ternyata tak semudah dulu. Kalau dulu hampir selalu mengalir begitu saja kata-kata indah terlintas, yang kemudian secara cepat berkoordinasi dengan kelihaian jemari dalam mengetik. Namun sekarang perlu berkontemplasi  yang sangat ekstra. Malah lebih banyak lamunan ketimbang lahirnya kosakata baru. Seolah teringat ucapan seorang teman yang secara implisit mengatakan bahwa apa yang bisa kita tulis sementara otak tidak pernah diisi. Toh Buya Hamka juga pernah bilang begini: kalau nulis sekedar nulis, seorang 4L4Y pun tetap bisa menulis: cemungudh eaa kakaa. Intinya, bagaimana bisa nulis kalau membaca saja ngga mau!?

Saya akui ketertarikan pada buku beberapa waktu ini mengalami degradasi yang amat sangat. Kebingungan menentukan genre buku juga menjadi salah satu faktornya. Saya merasa buku-buku itu sudah kehilangan soul-nya (atau saya yang mati rasa?). Tapi jangan Anda kira saya sudah meng-khatamkan beratus buku dan beribu artikel.  Read the rest of this entry