Daily Archives: March 5, 2011

Inception

Apa yang terlintas ketika engkau melihat judul di atas? Yup, itu judul sebuah film yang dimainkan oleh Leonardo DiCaprio. Cerita singkatnya, Dom Cobb (Leo) adalah seorang yang pintar mencuri dan mensugesti sebuah ide melalui alam mimpi. Keahlian Cobb tersebut dimanfaatkan Saito, seorang pengusaha, untuk mempengaruhi saingan bisnisnya, Robert Fischer. Imbalan yang ia tawarkan membuat Cobb tak kuasa menolak, bertemu dengan kedua putra-putrinya. Ide kreatif dari film ini adalah mimpi yang berlapis-lapis. Hmm…mungkin namanya mimpi lapis kali ya (terinspirasi dari kue lapis). Maksudnya gini… ada mimpi dalam mimpi. Dan di dalam mimpi itu ada cerita. Jadi, ada cerita dalam cerita. Nah, di konflik akhir film ini, mimpi itu sampai empat lapis. Rumit amat.

Di akhir cerita pun bagiku masih menyisakan teka teki. Apakah sudah berada di dunia nyata ataukah masih terjebak di alam mimpi yang penuh dengan ilusi. Karena mimpi bisa didesain sesuai selera. Bagi arsitek (sebutan untuk desainer mimpi) sekaliber Dom Cobb, bukan hal yang sulit untuk menciptakan proyeksi. Dari setting tempat, cuaca, hingga detil orang-orang disekitar. Ironisnya, alam mimpi yang tanpa cacat menjebak alam bawah sadar. Terbukti dari kematian Mal (istri Cobb) yang bunuh diri karena tak mampu lagi membedakan dunia nyata dan alam mimpi.

Namun sayang seribu sayang, ditambah satu jadi seribu satu sayang (teringat komentator sepakbola). Tidak seperti yang diharapkan, bukan resensi yang akan disajikan pada tulisan kali ini. Jauh daripada itu. Karena tulisan ini hanyalah corat-coret tanpa makna. Baiknya, buruan nonton bagi yang belum 🙂 It’s recommended. Read the rest of this entry