Daily Archives: February 25, 2011

Keputusan

Dalam sebuah obrolan dengan Pak Muh (Muhammad Zuhri -red), beliau pernah berujar bahwa bagian-bagian diri kita butuh makanan. Makanan nafsu adalah ilmu, makanan akal adalah hukum, makanan qolb adalah ma’rifat, dan makanan ruh adalah keputusan. Saya termasuk yang susah memahami kenapa urutannya semacam itu, saya dan teman-teman kemudian mencoba meraba, kemudian di lain waktu Pak Muh menambahi beberapa keterangan.

Pertama soal ilmu dan nafsu. Paling tidak antara ilmu dan nafsu metode penggapaiannya dengan basic motivation yang sama, yakni “rasa ingin”. Nafsu adalah persoalan rasa ingin yang melahirkan kehendak, harapan. Bagaimana tanpa kehendak bisa terlahir pengetahuan atupun ilmu?! Maka malaikat ilmunya di bawah Adam, karena malaikat tak diberi nafsu, tak berkehendak. Ilmunya malaikat taken for granted, sedang Adam selain taken juga mampu mengembangkan. Pak Muh menambahi penjelasan kurang lebih: nafsu adalah kehendak, dorongan. Dan dorongan itu takkan pernah terpenuhi bila tanpa ilmu. Apapun kecenderungan dorongan itu, pastilah dibutuhkan ilmu untuk menggapainya. Kecenderungan terhadap tumbuhan ada botani, alam ada kosmologi, manusia ada antropologi, Tuhan ada teologi, dsb.

Read the rest of this entry